Ketua AKPERSI Kepri Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan: “Kami Tidak Akan Mundur Selangkah pun!”

Table of Contents
        foto/Fauzan bersama DPC Bintan,Lingga,Dan Karimun

ZONANESIA.WEB.ID - Tanjungpinang, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Fauzan, menyampaikan sikap tegas terhadap berbagai bentuk intimidasi maupun tekanan yang ditujukan kepada wartawan, khususnya anggota AKPERSI.

Dalam pernyataannya, Fauzan menyoroti adanya upaya dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi mengganggu independensi dan keselamatan para jurnalis. Ia menyampaikan dengan lantang bahwa tidak akan tinggal diam apabila pengurus ataupun anggota AKPERSI, baik di tingkat kabupaten maupun kota, mendapat perlakuan tidak semestinya.


Pesan keras tersebut ditujukan kepada semua pihak, termasuk aparatur penegak hukum (APH), agar terbuka terhadap kehadiran dan peran aktif organisasi pers dalam menjaga keterbukaan informasi dan mengawasi penyimpangan di masyarakat.

“Jangan main-main dengan media kami. Jangan coba-coba mengancam wartawan AKPERSI. Satu langkah pun saya tidak akan mundur. Baju apapun yang kau pakai, itu tak jadi persoalan bagi saya,” tegas Fauzan.


Fauzan menekankan bahwa wartawan memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi kepada publik. Ia mengecam segala bentuk intervensi terhadap kerja jurnalistik, termasuk tekanan untuk mengatur narasi berita.

“Wartawan itu independen. Tidak bisa diatur-atur. Jangan paksa mereka membuat berita yang menyejukkan jika kenyataannya berbeda. Kebenaran harus tetap disampaikan,” ucapnya dengan nada tinggi.


Fauzan juga mengingatkan bahwa perlindungan terhadap wartawan dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam Pasal 18 ayat (1) disebutkan bahwa setiap tindakan yang menghambat kerja jurnalistik dapat dikenai sanksi pidana hingga dua tahun penjara atau denda maksimal Rp500 juta.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu, 13 April 2025, di tengah dinamika yang berkembang terkait kebebasan pers di daerah. Fauzan juga mengimbau seluruh pengurus DPC AKPERSI di kabupaten/kota untuk menjaga komunikasi langsung dengannya dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

"Saya tidak akan membiarkan anggota saya terusik. Siapa pun yang mengganggu, secara tidak langsung telah berhadapan dengan saya. Jiwa dan raga ini siap untuk menjaga kehormatan organisasi,” ungkapnya.


Menutup pernyataannya, Fauzan berharap seluruh wartawan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menjalankan profesinya, serta tidak gentar menghadapi intimidasi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati kemerdekaan pers sebagai pilar penting demokrasi.


DPD AKPERSI KEPRI 
(Redaksi).

#dpdakpersi
#daerah
#kepri
#Pers

Posting Komentar