Diduga Jadi Jalur Penyelundupan, Aktivitas Pelabuhan Tikus di Bintan Timur Dikeluhkan Warga

Table of Contents
Bintan, Zonanesia.web.id – Sejumlah titik di kawasan Tekojo dan Sei Enam, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, diduga menjadi lokasi aktivitas pelabuhan tikus atau pelabuhan tidak resmi yang ditengarai digunakan untuk penyelundupan barang ilegal.

Informasi ini mencuat sejak awal Juli 2025 dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kerugian negara, serta dampaknya terhadap keamanan dan stabilitas ekonomi lokal.

Sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa aktivitas bongkar muat di lokasi tersebut berlangsung secara bebas tanpa pengawasan ketat dari instansi berwenang. Barang-barang yang diduga diselundupkan bervariasi, mulai dari produk rumah tangga, bahan industri, hingga barang-barang yang terindikasi melanggar hukum.

“Sudah lama aktivitas ini terjadi, malam hari paling sering. Sepertinya sudah jadi hal biasa di sini, tapi masyarakat tetap khawatir,” ungkap sumber tersebut kepada Zonanesia.

Masih Minim Pengawasan, Warga Minta Tindakan Tegas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum atau pihak otoritas pelabuhan terkait dugaan tersebut. Namun, jika benar terbukti adanya praktik ilegal, maka ini berpotensi melanggar sejumlah regulasi kepabeanan dan perdagangan lintas batas.

Warga sekitar berharap pihak terkait, mulai dari Polisi, Bea Cukai, Syahbandar, hingga pemerintah daerah, segera melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.

“Kami mendukung penuh penertiban. Jangan sampai pelabuhan tikus ini merusak nama daerah dan merugikan masyarakat luas,” ujar salah seorang tokoh masyarakat di Bintan Timur.

Pemda dan Aparat Diminta Tak Tutup Mata

Fenomena pelabuhan tikus bukan hal baru di wilayah pesisir dan perbatasan, namun lemahnya pengawasan dan ketegasan hukum sering kali menjadi celah bagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Momen ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga kedaulatan wilayah dan ketertiban perdagangan.

Zonanesia.web.id masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk konfirmasi lebih lanjut atas dugaan tersebut.


---

Reporter: Kariawanisia
Editor: Redaksi Zonanesia.web.id

Posting Komentar