Ketua LSM Forkorindo Bintan Desak Kalapas Narkotika Tanjungpinang Dicopot dari Jabatannya

Table of Contents
Vinsensius Solo:Ketua LSM FORKORINDO Kabupaten Bintan 

Bintan, Zonanesia.web.id — Ketua LSM Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) Kabupaten Bintan, Vinsensius Solo, mendesak secara tegas agar Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Tanjungpinang segera dicopot dari jabatannya. Desakan itu disampaikan menyusul terjadinya keributan di dalam Lapas yang diduga dipicu oleh lemahnya kepemimpinan dan pengawasan.

“Saya minta secara tegas agar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri mencopot Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, karena dinilai tidak becus dalam memimpin dan menyebabkan keributan di dalam Lapas,” tegas Vinsensius Solo kepada awak media, Jumat (7/11/2025).

Pria yang akrab disapa Bung Vins ini menjelaskan, fungsi utama lembaga pemasyarakatan adalah melakukan pembinaan terhadap warga binaan sebagai bagian dari sistem pemidanaan yang berorientasi pada restorasi sosial.
Tujuannya, kata dia, agar hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan para narapidana dapat pulih serta memberikan dampak positif bagi perilaku mereka setelah bebas nanti.

“Artinya, Lapas memiliki tanggung jawab besar dalam melakukan pembinaan, bukan malah menjadi sumber atau pemicu keributan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bung Vins menilai sistem pengawasan di Lapas Narkotika Tanjungpinang lemah, sebab hingga kini masih ditemukan narapidana yang menggunakan telepon genggam di dalam sel.

“Kalapas harus dicopot, karena terkesan abai dan lalai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya,” tegasnya lagi.

Meski demikian, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. Menurutnya, insiden tersebut menjadi tamparan keras bagi institusi pemasyarakatan yang seharusnya berperan membina, bukan memperburuk situasi.

“Kami berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi. Para napi yang telah menjalani masa hukuman semestinya bisa kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik,” pungkas Bung Vins.


---


(Redaksi).

Posting Komentar