Rizki Faisal Soroti Maraknya Penipuan Online di Kepri, Minta Polri Perkuat Respons
Table of Contents
Kepri, Zonanesia.web.id — Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar asal Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Rizki Faisal, menyoroti meningkatnya kasus penipuan online berkedok lowongan pekerjaan yang kini marak menimbulkan korban di wilayah Kepri.
Rizki mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan masyarakat, terutama dari calon pencari kerja dan para orang tua, yang berharap anaknya segera memperoleh pekerjaan namun justru terjebak tawaran palsu dengan iming-iming gaji besar.
“Banyak warga mengaku tertipu tawaran kerja yang tidak jelas sumbernya. Polanya semakin beragam dan ini perlu perhatian serius,” ujar Rizki Faisal.
Minta Polri Perkuat Respons dan Penyelidikan Digital
Sebagai mitra kerja Polri, Rizki mendesak Kepolisian—khususnya jajaran Polda Kepri dan Polres di wilayah kabupaten/kota—untuk:
memperkuat respons cepat terhadap laporan masyarakat,
meningkatkan kemampuan penyelidikan digital (cyber investigation),
menerapkan mitigasi yang lebih efektif terhadap jaringan penipuan online maupun offline.
Ia menekankan bahwa deteksi dini, koordinasi lintas satuan, serta penyampaian perkembangan laporan (progress report) secara berkala kepada masyarakat sangat diperlukan agar korban merasa terlindungi.
Apresiasi Kinerja Polri, Tapi Edukasi Publik Harus Diperluas
Rizki juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Polri di Kepri yang dinilainya terus mengalami peningkatan di tengah proses reformasi internal. Namun ia menilai bahwa langkah pencegahan dan edukasi publik harus diperkuat.
“Kampanye aktif mengenai modus-modus penipuan online, tanda-tanda tawaran mencurigakan, hingga cara melapor yang benar perlu terus dilakukan. Masyarakat harus semakin terlindungi,” tambahnya.
Imbauan untuk Masyarakat Kepri
Di akhir penyampaian, Rizki mengimbau masyarakat Kepulauan Riau untuk tetap waspada, lebih teliti menerima informasi lowongan pekerjaan, serta segera membuat laporan jika menjadi korban penipuan agar dapat diproses secara optimal oleh aparat penegak hukum.
---
(Kariawanisia).
Posting Komentar