Kakanwil Ditjenpas Kepri Safari Ramadhan di Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, Bagikan Takjil dan Santunan Yatim
Table of Contents
Karimun, Kepri | Zonanesia.web.id – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Provinsi Kepulauan Riau, Aris Munandar, melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program pembinaan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan selama bulan suci Ramadhan di lingkungan lembaga pemasyarakatan wilayah Kepulauan Riau.
Dalam kegiatan itu, Aris Munandar bersama jajaran terlebih dahulu membagikan ratusan kotak takjil kepada masyarakat dan warga binaan. Selain itu, turut disalurkan santunan kepada anak-anak yatim serta bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan dan kegiatan buka puasa bersama yang diikuti oleh petugas pemasyarakatan serta warga binaan di lingkungan Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun.
Dalam sambutannya, Aris Munandar menjelaskan bahwa kunjungan Safari Ramadhan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan pihaknya setiap tahun di berbagai lembaga pemasyarakatan di Provinsi Kepulauan Riau.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini kami melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan keagamaan di seluruh Lapas dan Rutan di wilayah Kepri,” ujar Aris.
Ia menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadhan tidak hanya berupa pembagian takjil dan bantuan sosial, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan religius bagi warga binaan.
Beberapa kegiatan tersebut di antaranya lomba membaca Al-Qur’an, lomba kumandang azan, cerdas cermat keagamaan, hingga program pesantren kilat bagi warga binaan.
Menurutnya, selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan Safari Ramadhan juga menjadi momentum bagi pihaknya untuk memantau kondisi lembaga pemasyarakatan, baik dari sisi keamanan maupun pemenuhan hak-hak warga binaan yang menjalankan ibadah puasa.
“Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk memastikan kondisi lapas dan rutan tetap kondusif, sekaligus memastikan hak-hak warga binaan selama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan tetap terpenuhi,” jelasnya.
Aris berharap, berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan selama Ramadhan dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan, khususnya bagi mereka yang akan segera menyelesaikan masa hukuman.
“Semoga kegiatan di bulan suci ini dapat memberi manfaat bagi para warga binaan, terutama bagi mereka yang nantinya akan kembali ke tengah masyarakat. Harapan kami, setelah bebas mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat,” tutupnya.
---
(Hn)
Posting Komentar