Sinergi Olahraga dan Institusi, PBSI Sulteng Apresiasi Ketua PN Luwuk
Table of Contents
Palu, Sulteng | Zonanesia.web.id — Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pengadilan Negeri (PN) Luwuk, Suhendra Saputra, atas komitmennya dalam memasyarakatkan olahraga bulu tangkis melalui penyelenggaraan Turnamen Scarlet Series ke-5. Jum'at (27/3/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul konsistensi PN Luwuk dalam mendukung kegiatan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Gufran menilai, keterlibatan institusi negara dalam kegiatan olahraga merupakan langkah konkret yang berdampak luas, tidak hanya pada peningkatan kesehatan, tetapi juga pada pembinaan atlet sejak dini.
“Turnamen Scarlet Series ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet serta memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga bulu tangkis. Kami sangat mengapresiasi peran Ketua PN Luwuk yang terus mendorong kegiatan positif seperti ini,” ujar Gufran.
Diketahui, Suhendra Saputra yang merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Tadulako (UNTAD) Palu angkatan 1992, dikenal sebagai pecinta bulu tangkis. Ia juga menggagas komunitas olahraga bernama KOPI ABADI (Komunitas Pecinta Badminton Indonesia Sulteng) sebagai wadah silaturahmi sekaligus pembinaan bagi pecinta bulu tangkis di daerah tersebut.
Adapun Turnamen Scarlet Series ke-5 digelar pada 27–28 Maret 2026 di GOR Siranindi. Turnamen ini bersifat eksklusif untuk keluarga besar PN Luwuk dengan kategori pertandingan ganda dewasa, serta memperebutkan total hadiah sebesar Rp40 juta.
Menurut Gufran, sinergi antara institusi negara dan organisasi olahraga seperti PBSI perlu terus diperkuat guna menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
“Pembinaan olahraga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi olahraga semata, tetapi juga membutuhkan dukungan lintas sektor. Ketika institusi seperti Pengadilan Negeri turut mengambil peran, dampaknya akan sangat signifikan dalam menjaring bibit atlet potensial,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan seperti Scarlet Series dapat menjadi agenda berkelanjutan dan menginspirasi institusi lain untuk turut berkontribusi dalam memajukan olahraga bulu tangkis, khususnya di Sulawesi Tengah.
Turnamen ini pun dinilai berhasil menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat solidaritas antar peserta.
---
(OR/Mitra Redaksi).
Posting Komentar