Tiang PLN Tumbang Saat Waktu Berbuka Puasa, Sejumlah Wilayah di Karimun Masih Gelap

Table of Contents

 Kondisi Tiang listrik tumbang

Karimun,Kepri | Zonanesia.web.id – Pemadaman listrik terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Karimun saat waktu berbuka puasa, Minggu (8/3/2026), setelah sebuah tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) dilaporkan tumbang di kawasan Perumahan Ifolia, RT 05 RW 02, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing.

Peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu berbuka puasa dan menyebabkan aliran listrik di sejumlah wilayah padam secara bersamaan.

Hingga malam hari, sebagian kawasan dilaporkan masih belum kembali normal. Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Kampung Harapan, Alur Jongkog, Pongkar, wilayah Kelurahan Tebing, serta Desa Pangke Barat dan Parit Benut.

Warga menyebutkan bahwa kondisi tiang listrik di lokasi tersebut sebenarnya sudah pernah menjadi perhatian masyarakat sebelumnya. Bahkan, menurut warga, keluhan mengenai kondisi tiang yang dinilai berpotensi membahayakan pernah disampaikan melalui pemberitaan media beberapa waktu lalu.

Namun, peringatan tersebut diduga belum mendapat penanganan cepat sehingga akhirnya tiang listrik tersebut tumbang dan memicu pemadaman listrik di beberapa wilayah.

“Kondisi tiang sebenarnya sudah pernah dikeluhkan warga sebelumnya karena terlihat miring. Tapi sampai akhirnya tumbang baru terasa dampaknya,” ungkap salah seorang warga kepada media ini.

Pemadaman listrik yang terjadi tepat pada waktu berbuka puasa tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menyiapkan hidangan berbuka dan menjalankan aktivitas rumah tangga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti tumbangnya tiang listrik tersebut maupun estimasi waktu normalisasi listrik di wilayah terdampak.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan dan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jaringan listrik di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

---
(SL).

Posting Komentar