Harga Bersahabat, Rasa Bintang Lima: Rumah Makan “10 Ribu” di Depan Pasar Seken Karimun Selalu Ramai Pembeli
Table of Contents
Karimun | Zonanesia.web.id — Di tengah tingginya harga kebutuhan pokok dan biaya hidup yang terus meningkat, kehadiran sebuah rumah makan sederhana di kawasan RT 02/RW 01, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, tepat di depan Pasar Seken Karimun, menjadi angin segar bagi masyarakat.Minggu (17/5/2026).
Rumah makan yang dikenal warga dengan sebutan “Rumah Makan 10 Ribu” itu kini menjadi primadona kuliner rakyat. Setiap hari, tempat makan tersebut selalu dipadati pembeli dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja harian, pedagang pasar, pelajar, hingga keluarga.
Sesuai dengan namanya, rumah makan ini menawarkan berbagai menu makanan lengkap dengan harga sangat terjangkau, yakni rata-rata hanya Rp10 ribu per porsi. Meski murah, sajian yang dihidangkan tetap menggugah selera. Mulai dari nasi rames dengan lauk ikan, ayam, hingga aneka sayuran segar disajikan dengan porsi mengenyangkan dan cita rasa khas masakan rumahan.
Sejak pukul 09.00 WIB hingga sore hari, lokasi rumah makan tersebut nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Deretan sepeda motor dan mobil tampak terparkir rapi di sekitar lokasi, menandakan tingginya antusiasme masyarakat. Tidak hanya warga sekitar, banyak pelanggan datang dari berbagai wilayah di Karimun demi menikmati makanan murah namun berkualitas tersebut.
Keberadaan rumah makan ini dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya warga berpenghasilan menengah ke bawah. Di saat harga makanan di sejumlah tempat makan terus meningkat, Rumah Makan 10 Ribu hadir sebagai solusi nyata agar masyarakat tetap dapat menikmati makanan layak tanpa harus menguras pengeluaran harian.
Salah seorang pelanggan, Am, pekerja bangunan yang sedang menikmati makan siang, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan rumah makan tersebut.
“Sangat membantu kami yang kerja harian seperti ini. Dulu kalau makan di luar bisa habis Rp15 ribu sampai Rp20 ribu sekali makan. Kalau dua kali sehari tentu berat. Di sini cukup Rp10 ribu sudah kenyang, rasanya juga enak,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Jum, seorang ibu rumah tangga yang tampak membungkus makanan untuk keluarganya.
“Menunya lengkap, rasanya enak, bersih juga. Sangat meringankan beban kami ibu-ibu. Lokasinya strategis di depan pasar, jadi habis belanja bisa langsung bawa makanan pulang,” katanya.
Meski menawarkan harga murah, pemilik rumah makan, Hendriyanto yang akrab disapa “Bang Buyung 10 Ribu”, menegaskan bahwa kualitas bahan baku dan kebersihan makanan tetap menjadi prioritas utama.
Menurutnya, usaha tersebut memang dibangun bukan semata-mata untuk mencari keuntungan besar, melainkan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Saya membuka usaha ini memang dengan niat membantu warga supaya bisa makan enak dengan harga hemat. Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik. Prinsip saya, untung sedikit tidak masalah, yang penting bermanfaat untuk banyak orang,” ujarnya ramah di sela-sela melayani pembeli.
Kehadiran Rumah Makan 10 Ribu di depan Pasar Seken Karimun menjadi bukti bahwa usaha kecil mampu memberikan dampak sosial yang besar bagi masyarakat. Tidak sekadar menjadi tempat makan, rumah makan ini kini menjelma sebagai simbol kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah kehidupan masyarakat Karimun.
Warga pun berharap usaha kuliner tersebut dapat terus bertahan dan berkembang, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk tetap menghadirkan pelayanan terbaik dengan harga yang ramah bagi masyarakat kecil.
---
(Hn)
Posting Komentar