BREAKING NEWS 🔥 Tambang Ilegal Bintan Disorot Warga | 🔥 KSOP Tanjungpinang Klarifikasi Dugaan Barang Impor Tanpa Dokumen | 🔥 Proyek Taman Kota Kijang Jadi Sorotan Publik | 🔥 Berita Terbaru Zonanesia.web.id Update Setiap Hari

Dewi Kumalasari Dorong Pengawas Sekolah Jadi Agen Perubahan untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Kepri

Daftar Isi
Disdik Kepri, 29 Juli 2026
"Pengawas sekolah bukan sekadar memeriksa administrasi, tetapi harus menjadi mentor, konsultan, dan agen perubahan dalam meningkatkan mutu pendidikan." — Dewi Kumalasari Ansar

Batam, Kepri | Zonanesia.web.id – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Dra. Hj. Dewi Kumalasari Ansar, M.Pd., membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Pengawas Sekolah Jenjang SMA, SMK, dan SLB yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam, Senin (27/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dewi Kumalasari mengungkapkan rasa harunya dapat kembali bertemu dengan para pengawas sekolah. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan profesi tersebut karena pernah mengabdikan diri sebagai pengawas sekolah sebelum terjun ke dunia politik.

"Sudah lebih dari dua puluh tahun saya meninggalkan dunia pendidikan secara institusi. Hari ini saya merasa sangat bahagia dapat kembali bertemu dengan Bapak dan Ibu semua. Momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kepulauan Riau," ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang dinilai konsisten menghadirkan program peningkatan kapasitas bagi para pengawas sekolah. Menurutnya, penguatan kompetensi pengawas merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Dewi menilai persoalan pendidikan tidak dapat diselesaikan hanya oleh jajaran Dinas Pendidikan. Seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengawas sekolah, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan peningkatan mutu pendidikan berjalan secara berkelanjutan.

"Forum seperti ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan pemikiran serta melahirkan solusi nyata dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di Kepulauan Riau," katanya.

Dalam paparannya, Dewi menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah dan bangsa. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik maupun besarnya investasi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan melalui pendidikan.

"Pendidikan menjadi pondasi seluruh pembangunan. Dari pendidikan lahir generasi yang mampu memutus rantai kemiskinan, mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan daya saing, hingga membangun peradaban yang bermartabat," jelasnya.

Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, lanjut Dewi, Kepulauan Riau membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kompetensi global, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan, terutama di wilayah kepulauan. Perbedaan kondisi geografis, keterbatasan transportasi antarpulau, pemerataan tenaga pendidik, akses internet, hingga ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

"Ada sekolah yang mudah dijangkau, tetapi tidak sedikit yang harus ditempuh melalui perjalanan laut. Ada pula sekolah yang telah memanfaatkan teknologi dengan baik, sementara sekolah lainnya masih menghadapi keterbatasan jaringan internet. Kondisi ini membutuhkan perhatian dan pendampingan yang maksimal," ungkapnya.

Pada sesi materi, Dewi Kumalasari menyampaikan paparan bertajuk "Kebijakan Strategis Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau dalam Penguatan Kompetensi Pengawas Sekolah untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan SMA, SMK, dan SLB."

Ia menegaskan, paradigma pengawasan pendidikan saat ini harus berubah. Pengawas sekolah tidak lagi hanya berperan sebagai pemeriksa administrasi, tetapi menjadi pendamping profesional yang mampu membina, memberikan solusi, memotivasi, sekaligus mendorong lahirnya inovasi di lingkungan sekolah.

"Pengawas sekolah harus hadir sebagai mentor, konsultan, sekaligus agen perubahan. Bangun komunikasi yang baik dengan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, maupun peserta didik sehingga kehadiran pengawas benar-benar memberikan semangat dan optimisme bagi seluruh warga sekolah," pesannya.

Kegiatan yang diikuti 29 pengawas sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengawas agar semakin optimal menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan. Melalui penguatan tersebut, diharapkan tata kelola pendidikan di Kepulauan Riau semakin baik serta mampu melahirkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.

#Disdikkepri

---
(Kariawanisia).

Posting Komentar