PWDPI Kepri Yakini Imigrasi Karimun Tidak Terlibat Praktik Pungutan Uang Gerenti
Daftar Isi
"Hasil penelusuran kami tidak menemukan keterlibatan petugas Imigrasi Karimun dalam praktik pungutan uang gerenti. Pelayanan publik harus dijaga berdasarkan fakta dan integritas." — Hatik Hidayati Setiowati, Ketua PWDPI Kepulauan Riau
Karimun | Zonanesia.web.id – Isu dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok "uang gerenti" di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun kembali menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Menanggapi isu tersebut, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan keyakinannya bahwa aparat Imigrasi Tanjung Balai Karimun tidak terlibat dalam praktik yang dimaksud.
Ketua PWDPI Kepri: Hasil Penelusuran Tidak Menemukan Keterlibatan Imigrasi
Ketua PWDPI Kepri, Hatik Hidayati Setiowati, saat ditemui di kantornya di Jalan Jenderal Sudirman, Poros, Kabupaten Karimun, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada sejumlah warga yang rutin bekerja maupun bepergian ke Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, Hatik menyebut tidak ditemukan indikasi keterlibatan petugas Imigrasi dalam dugaan pungutan uang gerenti yang beredar di tengah masyarakat.
«"Saya meyakini pernyataan pihak Imigrasi Karimun benar. Saya sudah melakukan penelusuran langsung kepada warga yang hampir setiap hari menyeberang ke Malaysia untuk bekerja. Dari informasi yang kami peroleh, tidak ada keterlibatan petugas Imigrasi dalam praktik pungutan uang gerenti tersebut," tegas Hatik.»
Ia juga mengimbau seluruh pihak agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sehingga dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya bagi warga Karimun yang menggantungkan mata pencaharian dengan bekerja di Malaysia.
«"Hubungan masyarakat Kepulauan Riau dan Malaysia memiliki ikatan sejarah serta budaya Melayu yang sangat erat. Jangan sampai hubungan baik tersebut terganggu oleh informasi yang belum tentu benar atau disampaikan tanpa dasar yang jelas," ujarnya.»
Imigrasi Karimun Tegaskan Komitmen Menjaga Integritas Pelayanan
Sebelumnya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melalui Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kasi Tikkim), Muhamad Arfat, menyampaikan pesan Kepala Kantor Imigrasi, Dwi Avandho Farid, bahwa seluruh jajaran berkomitmen memberikan pelayanan yang bersih, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami terus mengingatkan seluruh pegawai agar menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP). Hingga saat ini kami belum pernah menerima laporan maupun bukti yang menunjukkan adanya praktik pungutan liar dengan alasan uang gerenti," ujar Arfat.
Ia menegaskan, apabila di kemudian hari terdapat petugas yang terbukti melakukan pelanggaran, pihak Imigrasi tidak akan memberikan toleransi.
"Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku, baik melalui sanksi administratif maupun proses hukum apabila memenuhi unsur pidana," tambahnya.
Menurut Arfat, berdasarkan data internal yang dimiliki Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai dugaan suap maupun gratifikasi yang melibatkan petugas Imigrasi. Selain itu, penguatan integritas dan pendidikan antikorupsi secara berkala juga terus diberikan kepada seluruh pegawai sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan publik.
Salah seorang pengguna jasa, RN, warga Tanjung Batu yang rutin melakukan perjalanan ke Malaysia, mengaku selama ini tidak pernah diminta membayar biaya di luar ketentuan resmi.
"Saya tidak pernah diminta uang tambahan. Semua proses berjalan sesuai prosedur dan saya merasa pelayanan yang diberikan cukup baik," ungkapnya.
Pihak Imigrasi juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam pelayanan melalui kanal pengaduan resmi maupun hotline yang telah disediakan. Sebagai salah satu pintu gerbang internasional Indonesia di wilayah perbatasan, Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun diharapkan terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang bersih, transparan, dan profesional.
---
(Hn)
Posting Komentar