BREAKING NEWS 🔥 Tambang Ilegal Bintan Disorot Warga | 🔥 KSOP Tanjungpinang Klarifikasi Dugaan Barang Impor Tanpa Dokumen | 🔥 Proyek Taman Kota Kijang Jadi Sorotan Publik | 🔥 Berita Terbaru Zonanesia.web.id Update Setiap Hari

Bulog Tanjungpinang Salurkan Bantuan Beras CBP untuk Tiga Bulan, 58.662 KPM di Empat Wilayah Kepri Terima Bantuan

Daftar Isi

“Untuk penyaluran bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September ini, masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan.”
— Arief Alhadihaq, Kepala Perum Bulog Cabang Tanjungpinang

Tanjungpinang | Zonanesia.web.id — Perum Bulog Cabang Tanjungpinang mulai menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Pada tahap kedua ini, bantuan disalurkan sekaligus untuk kebutuhan tiga bulan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran bantuan tersebut mulai dilakukan pada Rabu (19/8/2026), dengan masing-masing KPM menerima sebanyak 30 kilogram beras kualitas medium, atau 10 kilogram untuk setiap bulan alokasi.

Kepala Perum Bulog Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengatakan penyaluran tahap kedua berbeda dengan tahap sebelumnya. Jika pada tahap pertama terdapat bantuan komoditas minyak goreng, pada tahap kedua bantuan yang disalurkan berupa beras.

«“Untuk penyaluran bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September ini, masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan,” ujar Arief.»

Arief menjelaskan, wilayah kerja Perum Bulog Cabang Tanjungpinang meliputi empat kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Berdasarkan data penerima bantuan pada tahap kedua, jumlah KPM di empat wilayah tersebut mencapai 58.662 penerima, dengan rincian Kota Tanjungpinang sebanyak 22.174 KPM, Kabupaten Lingga 17.006 KPM, Kabupaten Bintan 13.015 KPM, dan Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 6.467 KPM.

Jumlah penerima pada tahap kedua mengalami perubahan dibandingkan tahap pertama. Di Kota Tanjungpinang, misalnya, jumlah KPM turun sebanyak 1.206 penerima, dari sebelumnya 23.380 KPM menjadi 22.174 KPM.

Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya mengalami perubahan jumlah penerima, baik kenaikan maupun penurunan, sesuai dengan hasil pemutakhiran data pemerintah pusat.

Data ini berasal dari pemerintah pusat melalui pemutakhiran DTSEN yang diolah oleh BPS. Menjelang alokasi ini memang ada plus minus data di tiap wilayah, ada yang naik dan ada yang turun sesuai pembaruan dari pusat,” jelas Arief.

Menurutnya, perubahan jumlah penerima tersebut merupakan bagian dari proses pemutakhiran data penerima bantuan agar penyaluran dapat menyesuaikan dengan data terbaru yang ditetapkan pemerintah.

Selain memastikan penyaluran sesuai data penerima, Bulog juga memastikan beras yang diberikan kepada masyarakat merupakan beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan kualitas medium serta aman dan layak dikonsumsi.

Arief menegaskan, kualitas beras yang disalurkan telah memenuhi standar beras yang dikelola pemerintah sebagai bagian dari program bantuan pangan masyarakat.

«“Kualitas beras ini sesuai dengan yang dikelola pemerintah, yaitu cadangan pemerintah kualitas medium,” katanya.»

Penyaluran bantuan pangan CBP secara sekaligus untuk tiga bulan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.

---
(Kariawanisia).

Posting Komentar