BREAKING NEWS 🔥 Tambang Ilegal Bintan Disorot Warga | 🔥 KSOP Tanjungpinang Klarifikasi Dugaan Barang Impor Tanpa Dokumen | 🔥 Proyek Taman Kota Kijang Jadi Sorotan Publik | 🔥 Berita Terbaru Zonanesia.web.id Update Setiap Hari

Bupati Karimun Tekankan Sinergi PERPADI Jaga Stabilitas Harga Beras dan Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Daftar Isi
Bupati Karimun,Ing Iskandarsyah.

“Sinergi antara PERPADI dan Pemkab Karimun sangat krusial untuk menekan harga beras dan menjaga kelancaran distribusi.”


Karimun | Zonanesia.web.id — Bupati Karimun menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) Kabupaten Karimun masa bakti baru di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Rabu (9/9/2026).

Kepengurusan DPC PERPADI Kabupaten Karimun yang diketuai Ahmad Suhartoni Damanik, S.I.Kom., dikukuhkan langsung oleh Ketua DPD PERPADI Kepulauan Riau, Syamsul, S.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para pelaku usaha beras dan penggilingan padi se-Kabupaten Karimun.

Dalam arahannya, Bupati Karimun menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PERPADI sekaligus berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga pangan, khususnya komoditas beras.

Menurutnya, beras merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap inflasi daerah. Kebutuhan beras di Kabupaten Karimun disebut mencapai sekitar 2.160 ton per bulan, termasuk untuk mendukung kebutuhan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

«“Kebutuhan beras kita sangat besar. Pengalaman sebelumnya menunjukkan jika alur transportasi dan distribusi logistik tersendat, harga beras berpotensi naik dan memicu inflasi. Oleh karena itu, sinergi antara PERPADI dan Pemkab Karimun sangat krusial untuk menekan harga beras dan menjaga kelancaran distribusi,” ujar Bupati.»

Bupati juga menyoroti tantangan distribusi pangan yang dihadapi Kabupaten Karimun sebagai daerah kepulauan. Kondisi geografis tersebut membuat kelancaran transportasi dan rantai pasok menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan sekaligus kestabilan harga beras di masyarakat.

Di sisi lain, Bupati melihat adanya peluang untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya budidaya padi, di sejumlah wilayah Karimun. Ia mencontohkan keberhasilan panen padi yang telah dilakukan di kawasan Moro dan Kundur Barat.

«“Walaupun wilayah kita kepulauan dan secara kalkulasi pembiayaan awal belum sepenuhnya menguntungkan, kita harus terus mencoba dan mendorong budidaya padi ini. Mungkin dengan sentuhan teknologi pertanian yang tepat, lahan 1 hektare bisa menghasilkan 7 hingga 8 ton. Daripada tanah ditumbuhi lalang, lebih baik dijadikan lahan produktif menanam padi,” tambahnya.»

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Karimun berencana mengalokasikan anggaran bantuan pertanian pada tahun mendatang. Salah satu bentuk dukungan yang disiapkan adalah penyediaan pupuk dengan nilai anggaran yang diperkirakan lebih dari Rp5 miliar, disertai peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petani.

Bupati berharap dukungan tersebut dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan daerah terhadap pasokan beras dari luar wilayah.

Sementara itu, Ketua DPC PERPADI Kabupaten Karimun yang baru dikukuhkan, Ahmad Suhartoni Damanik, S.I.Kom., menyatakan kesiapannya untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun petani lokal.

«“Langkah awal kita adalah menyiapkan SDM dan mengedukasi masyarakat agar lebih mengenal budidaya padi. Kami siap berkolaborasi untuk menyukseskan program swasembada pangan yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ungkap Ahmad.»

Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, PERPADI Kabupaten Karimun diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi para pengusaha penggilingan padi dan beras, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam memperkuat rantai pasok pangan daerah.

Sinergi antara pemerintah, PERPADI, petani, dan pelaku usaha diharapkan dapat mewujudkan ketersediaan beras yang cukup, berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan serta pengendalian inflasi di Kabupaten Karimun.

---
(Hn).

Posting Komentar