Tak Gunakan Dermaga Sendiri, PT PG dan PT Simco Mega Jaya Pilih Pelabuhan Resmi untuk Muat Besi Scrap
Daftar Isi
Karimun | Zonanesia.web.id — Langkah tertib dalam kegiatan pemuatan besi tua atau scrap ditunjukkan PT Pasific Granitama (PT PG) yang beroperasi di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.(21/9/26).
Meski memiliki fasilitas dermaga pribadi yang lokasinya lebih dekat, kegiatan pemuatan besi scrap disebut dilakukan melalui Pelabuhan Roro Parit Rampak. Penggunaan fasilitas pelabuhan resmi tersebut menjadi bagian dari aktivitas bongkar-muat yang tercatat dan berada dalam pengelolaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Parit Rampak.
Tidak hanya PT PG, perusahaan mitra, PT Simco Mega Jaya Batam, juga disebut menggunakan Pelabuhan Roro Parit Rampak dalam kegiatan pemuatan besi scrap.
Informasi tersebut disampaikan Direktur Utama BUP Pelabuhan Parit Rampak, Liza, saat dikonfirmasi awak media, Senin (21/9/2026).
“Ya benar, PT Simco Mega Jaya Batam memuat besi di Pelabuhan Roro Parit Rampak, menaiki tongkang Putra Dabo 2 dan Tag Boat Pakar,” ungkap Liza.
Mengedepankan Ketertiban Kegiatan Pelabuhan
Penggunaan pelabuhan resmi dalam aktivitas pemuatan barang dinilai dapat memberikan kepastian dari sisi pencatatan kegiatan, pelayanan kepelabuhanan, serta pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain aspek ketertiban, kegiatan yang menggunakan fasilitas pelabuhan resmi juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah melalui mekanisme pengelolaan dan pelayanan kepelabuhanan yang berlaku.
Namun, besaran kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tentunya tetap bergantung pada jenis layanan, tarif, serta mekanisme penerimaan yang diterapkan oleh pengelola dan pemerintah daerah.
Langkah yang dilakukan perusahaan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya di Kabupaten Karimun untuk menjalankan kegiatan mobilisasi dan pemuatan barang melalui fasilitas yang sesuai dengan ketentuan.
Keselamatan Kerja Tetap Menjadi Perhatian
Di sisi lain, aspek keselamatan kerja dalam proses mobilisasi dan pemuatan besi scrap tetap menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Pengawasan dari instansi terkait diperlukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai standar keselamatan, ketentuan kepelabuhanan, serta tidak menimbulkan risiko bagi pekerja, masyarakat maupun lingkungan sekitar.
“Kita berharap mobilisasi besi scrap ke Pelabuhan Roro Parit Rampak tidak melupakan keselamatan kerja serta mendapat pengawalan dan pengawasan ketat dari instansi pemerintah terkait,” demikian harapannya.
Zonanesia.web.id tetap membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi seluruh pihak yang berkaitan dengan pemberitaan ini apabila terdapat informasi yang perlu diluruskan atau ditambahkan.
---
(Hariono).
Posting Komentar