Heritage Run Museum 5K Diikuti 250 Peserta, Museum Tanjungpinang Promosikan Sejarah dan Budaya Melayu
Daftar Isi
TANJUNGPINANG, KEPRI | Zonanesia.web.id — Upaya memperkenalkan sejarah dan budaya Melayu sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap museum diwujudkan melalui kegiatan Heritage Run Museum 5K yang digelar di kawasan Kota Lama, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(10/10/26).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian promosi museum yang memadukan aktivitas olahraga dengan pengenalan kawasan bersejarah dan kekayaan budaya Melayu. Sebanyak 250 peserta mengikuti kegiatan lari yang menyusuri sejumlah lokasi yang berkaitan dengan cagar budaya di kawasan Kota Lama Tanjungpinang.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai kalangan, termasuk pelajar tingkat SMP dan SMA di Kota Tanjungpinang. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya minat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan, sejumlah calon peserta belum dapat terakomodasi karena kuota yang disediakan telah terpenuhi.
Pelepasan peserta Heritage Run Museum 5K dilakukan oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah.
Promosikan Museum melalui Sejarah dan Budaya Melayu
Kepala UPTD Museum, Siti Umi Muslimah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan museum dan meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap sejarah serta budaya Melayu.
Menurutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pameran temporer yang mengangkat cerita sejarah dan kebudayaan Melayu. Pelaksanaannya turut melibatkan sejumlah penggiat untuk menyemarakkan kegiatan sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung.
Kegiatan ini memanfaatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan untuk mendukung promosi museum, meningkatkan kunjungan, serta memperkenalkan koleksi dan nilai sejarah yang tersimpan di museum kepada masyarakat luas.
Pameran Temporer Berlangsung 10–14 Oktober
Pameran temporer dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 14 Oktober 2026. Masyarakat, khususnya pelajar, diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkunjung, melihat pameran, dan mengenal lebih dekat sejarah serta budaya Melayu.
Siti Umi Muslimah berharap kegiatan ini dapat mendorong museum agar semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang edukasi sejarah dan kebudayaan bagi generasi muda.
Museum, menurutnya, memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan warisan sejarah Melayu melalui koleksi serta berbagai kegiatan edukatif yang dapat diakses masyarakat.
Di sisi lain, pengunjung juga diimbau tetap memperhatikan kesehatan selama mengikuti kegiatan maupun berkunjung ke museum, menyusul kondisi asap dan debu yang disebutkan dalam wawancara. Penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu mengurangi paparan debu dan asap.
Melalui Heritage Run Museum 5K dan pameran temporer tersebut, promosi museum diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal, menghargai, dan melestarikan sejarah serta budaya Melayu di Kota Tanjungpinang.
---
(Kariawanisia).
Posting Komentar