BREAKING NEWS 🔥 Tambang Ilegal Bintan Disorot Warga | 🔥 KSOP Tanjungpinang Klarifikasi Dugaan Barang Impor Tanpa Dokumen | 🔥 Proyek Taman Kota Kijang Jadi Sorotan Publik | 🔥 Berita Terbaru Zonanesia.web.id Update Setiap Hari

Keselamatan Siswa SDN 009 Meral Jadi Sorotan, Usulan ZoSS Belum Direalisasikan

Daftar Isi
Tampak pagar sekolah SDN 009 Meral dan motor sedang parkir untuk menjemput siswa pulang sekolah.

KARIMUN | Zonanesia.web.id — Belum tersedianya fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di depan SD Negeri 009 Meral, Kabupaten Karimun, menjadi perhatian warga dan orang tua murid. Letak sekolah yang berada tepat di tepi jalan raya menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan siswa, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah ketika aktivitas lalu lintas meningkat.

Fasilitas keselamatan di kawasan sekolah dinilai penting untuk memberikan perlindungan kepada pelajar saat menyeberang maupun ketika diantar dan dijemput. Sejumlah fasilitas yang diharapkan tersedia di lokasi tersebut antara lain marka Zona Selamat Sekolah, zebra cross, rambu pembatas kecepatan, serta sarana pendukung lainnya sesuai kebutuhan dan hasil kajian teknis instansi berwenang.

Kepala SD Negeri 009 Meral, Siti Hazarinah, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menerapkan sejumlah langkah internal untuk mengurangi risiko kecelakaan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, petugas jaga ditempatkan untuk membantu mengatur aktivitas pengantaran dan penjemputan siswa. Petugas tersebut juga membantu siswa menyeberang antara area sekolah dan kendaraan yang mengantar maupun menjemput.

“Selain petugas jaga, pihak sekolah juga menyediakan lokasi parkir di depan sekolah dengan lebar sekitar satu setengah meter sepanjang pagar sekolah,” jelas Siti Hazarinah.

Pihak sekolah juga mengatur jeda waktu sekitar 15 menit antara jam pulang dan jam masuk untuk sif berikutnya. Siswa yang telah selesai belajar diwajibkan menunggu jemputan di dalam pagar sekolah hingga kendaraan penjemput tiba.

Selain pengaturan teknis, edukasi keselamatan turut diberikan kepada siswa saat apel pagi maupun siang. Langkah tersebut bertujuan agar para pelajar memahami pentingnya menjaga keselamatan sejak berangkat ke sekolah hingga kembali ke rumah.

“Pihak sekolah juga senantiasa memberikan edukasi kepada para siswa setiap apel pagi atau siangnya agar siswa memahami keselamatan, baik dari berangkat sekolah hingga pulang sampai ke rumah,” ujarnya.

Usulan Fasilitas Keselamatan Belum Sepenuhnya Terealisasi

Meski berbagai langkah internal telah dilakukan, pihak sekolah mengakui bahwa upaya tersebut belum menggantikan kebutuhan akan fasilitas keselamatan jalan yang memadai di depan sekolah.

Siti Hazarinah mengatakan, pihaknya telah menyampaikan usulan kepada Dinas Perhubungan dalam beberapa tahun terakhir. Usulan itu mencakup pemasangan ZoSS, zebra cross, dan rambu-rambu untuk membantu mengendalikan kecepatan kendaraan yang melintas.

Namun, menurut keterangan kepala sekolah, tindak lanjut yang diterima sejauh ini baru berupa penempatan petugas Dinas Perhubungan pada hari-hari tertentu. Sementara itu, pemasangan fasilitas keselamatan yang diusulkan belum terealisasi.

“Pernah pihak sekolah mengusulkan. Respons Dinas Perhubungan baru berupa menempatkan petugas jaga dari Dishub pada hari-hari tertentu. Untuk pemasangan ZoSS, zebra cross, dan rambu-rambu pengurang kecepatan sampai saat ini belum ada realisasinya,” ungkapnya.

Kepala sekolah berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat kembali meninjau usulan tersebut dan mempertimbangkan kebutuhan fasilitas keselamatan berdasarkan kondisi lalu lintas di sekitar sekolah.

“Upaya koordinasi terus dilakukan. Kami tetap berharap perhatian dari pemerintah daerah agar fasilitas keselamatan di depan sekolah ini segera terpasang,” katanya.

Tampak lori bermuatan tanah urug hilir bolak balik di jalan raya depan SD negeri 009 Meral, Jumat, 23 Oktober 2026.

Orang Tua Murid Berharap Ada Tindak Lanjut

Kekhawatiran terhadap keselamatan siswa juga disampaikan orang tua murid. Mereka berharap kebutuhan fasilitas keselamatan di depan SD Negeri 009 Meral tidak terus tertunda, mengingat anak-anak harus beraktivitas di kawasan yang berbatasan langsung dengan jalan raya.

“Anak-anak kita adalah aset masa depan. Sudah selayaknya mereka berangkat dan pulang sekolah dengan rasa aman. Semoga ZoSS, zebra cross, dan petugas penyeberangan segera hadir di depan sekolah ini,” harap salah seorang orang tua murid.

Pemenuhan fasilitas keselamatan tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama, terutama instansi yang berwenang dalam pengelolaan dan keselamatan lalu lintas. Langkah pencegahan dinilai penting agar keselamatan pelajar tidak hanya bergantung pada pengawasan pihak sekolah dan kewaspadaan pengendara.

Hingga berita ini diterbitkan, keterangan mengenai rencana maupun jadwal realisasi pemasangan fasilitas ZoSS, zebra cross, dan rambu keselamatan di depan SD Negeri 009 Meral belum tercantum dalam informasi yang diperoleh redaksi.

Zonanesia.web.id akan memantau perkembangan persoalan ini dan membuka ruang bagi Dinas Perhubungan maupun instansi terkait untuk menyampaikan penjelasan serta tindak lanjut atas usulan fasilitas keselamatan tersebut.

---
(Hariono).

Posting Komentar