SD Negeri 009 Meral Belum Dilengkapi ZoSS, Dishub Karimun Sarankan Usulan Ulang untuk APBD 2027
Daftar Isi
Kepala Bidang Lalulintas Jalan dinas perhubungan kabupaten Karimun, Isprizal saat wawancara diruang kerjanya , Selasa 27 Oktober 2026.
KARIMUN | Zonanesia.web.id — Keselamatan siswa SD Negeri 009 Meral, Kabupaten Karimun, menjadi perhatian menyusul belum tersedianya fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di sekitar lingkungan sekolah yang berbatasan langsung dengan jalan raya padat lalu lintas.
Minimnya fasilitas keselamatan, seperti area penyeberangan pejalan kaki yang memadai dan perangkat pengendali kecepatan kendaraan, menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua murid dan masyarakat, terutama saat siswa berangkat maupun pulang sekolah.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karimun menyarankan agar pihak sekolah kembali mengajukan usulan pemasangan fasilitas keselamatan lalu lintas untuk diperjuangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kabupaten Karimun, Isprizal, mengatakan dirinya baru menjabat pada Februari 2026 sehingga belum mengetahui secara langsung proses pengajuan yang dilakukan pihak sekolah pada tahun-tahun sebelumnya.
"Jika usulan dari sekolah beberapa tahun lalu, saya belum menjabat Kabid saat itu. Jadi, saya sarankan agar pihak sekolah membuat usulan ulang dan akan kita bahas internal di dinas untuk diusulkan agar dianggarkan di APBD Murni tahun 2027," ujar Isprizal saat ditemui awak media di ruang kerjanya.
Usulan Ulang, Bagaimana Kepastian Realisasinya?
Pernyataan tersebut memberikan gambaran bahwa kebutuhan fasilitas keselamatan di sekitar SD Negeri 009 Meral masih memerlukan proses pengusulan dan pembahasan lebih lanjut di lingkungan pemerintah daerah.
Meski demikian, masyarakat tentu berharap persoalan ini tidak berhenti pada pengajuan administrasi semata. Diperlukan langkah konkret agar kebutuhan keselamatan siswa dapat ditangani berdasarkan kondisi lalu lintas dan tingkat risiko di sekitar sekolah.
Isprizal mengakui bahwa kebijakan efisiensi anggaran menjadi salah satu tantangan dalam memperjuangkan kebutuhan tersebut. Namun, ia menyatakan akan tetap menyampaikan usulan demi kepentingan keselamatan para siswa.
"Meski daerah diminta efisiensi anggaran, insyaallah akan kita sampaikan demi generasi penerus bangsa. Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama," ungkapnya.
Ia juga berharap usulan pemasangan ZoSS, zebra cross, serta perangkat pengendali kecepatan kendaraan mendapat dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Pemerintah Kabupaten Karimun, hingga DPRD Kabupaten Karimun.
Menurutnya, dukungan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar kebutuhan keselamatan tersebut dapat dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran daerah.
Keselamatan Siswa Tak Boleh Diabaikan
SD Negeri 009 Meral berlokasi di Jalan Tengku Ahmad Atan, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun. Letaknya yang berada di tepi jalan raya dengan arus kendaraan yang cukup ramai menjadi alasan pentingnya perhatian terhadap keselamatan siswa.
Orang tua murid dan warga setempat selama ini telah menyampaikan kekhawatiran terhadap risiko yang dapat dihadapi anak-anak ketika melintasi atau beraktivitas di sekitar jalan tersebut.
Kondisi ini menuntut adanya perhatian serius dari pihak terkait, terutama dalam menilai kebutuhan fasilitas keselamatan berdasarkan karakteristik jalan, volume kendaraan, serta aktivitas penyeberangan siswa pada jam masuk dan pulang sekolah.
Pemasangan ZoSS, penyediaan zebra cross sesuai ketentuan, serta perangkat pengendali kecepatan yang tepat dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan di kawasan sekolah.
Namun, realisasi fasilitas tersebut tetap membutuhkan kajian teknis, penetapan prioritas, serta dukungan penganggaran sesuai mekanisme yang berlaku.
Tampak lori angkutan tanah urug lalu lalang didepan SD 9 Meral yang mengincar keselamatan bagi siswa SDN 009 Meral.
Menanti Langkah Nyata Pemerintah Daerah
Rencana pengusulan kembali untuk APBD Murni 2027 menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk menindaklanjuti kebutuhan keselamatan di SD Negeri 009 Meral.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperjelas, termasuk status usulan sebelumnya, hasil penilaian teknis terhadap kondisi lalu lintas di sekitar sekolah, serta tahapan yang harus dilalui agar fasilitas keselamatan dapat direalisasikan.
Publik juga perlu memperoleh kejelasan mengenai tindak lanjut setelah usulan baru diajukan, sehingga upaya peningkatan keselamatan siswa memiliki arah dan target yang terukur.
Keselamatan anak-anak di jalan raya bukan sekadar persoalan fasilitas, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam melindungi generasi penerus bangsa.
Zonanesia.web.id akan terus mendorong perhatian terhadap persoalan keselamatan publik dan membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan maupun informasi tambahan demi pemberitaan yang berimbang dan kepentingan masyarakat.
---
(Hariono).
Posting Komentar