Dua Pekan Posko Kemanusiaan BSMI Bitung Berdiri, Solidaritas Warga untuk Korban Kebakaran Pateten Satu Menguat
Daftar Isi
Mewakili Warga Korban Kebakaran Pateten Satu.
BITUNG | Zonanesia.web.id – Di tengah duka akibat kebakaran yang menghanguskan 14 rumah dan menyebabkan 29 keluarga kehilangan tempat tinggal di Kelurahan Pateten Satu, Lorong 2, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, kepedulian dan solidaritas masyarakat menjadi kekuatan bagi para korban untuk bangkit kembali.
Peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa minggu lalu tersebut tidak hanya meninggalkan kerugian materi, tetapi juga menyisakan luka mendalam bagi keluarga yang kehilangan rumah dan harta benda. Namun, di tengah kondisi sulit itu, semangat gotong royong masyarakat Kota Bitung justru terlihat semakin kuat.
Selama dua pekan sejak hari pertama musibah, Posko Bantuan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Bitung hadir di lokasi untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban. Posko tersebut menjadi pusat penyaluran bantuan sekaligus ruang kebersamaan bagi warga terdampak.
Berbagai bantuan terus berdatangan dari masyarakat, organisasi, komunitas, dan para dermawan. Mulai dari makanan, pakaian layak pakai, obat-obatan, sembako hingga material bangunan disalurkan untuk membantu meringankan beban keluarga korban.
Momentum penutupan posko yang dirangkaikan dengan night gathering beberapa waktu lalu berlangsung dalam suasana penuh haru dan kekeluargaan. Pertemuan yang difasilitasi BSMI Kota Bitung itu menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang terlibat, sekaligus membangun harapan baru bagi warga terdampak, Rabu, 4 November 2026.
Sejumlah perwakilan organisasi dan mitra kemanusiaan turut hadir, di antaranya Ibu Hajah Siti Zulaicha atau yang akrab disapa Ibu Hajah Tiul, perwakilan Kerukunan Keluarga Jawa (KKJ) Satya Bhakti Kota Bitung.
Hadir pula Ibu Hajah Sumiati, perwakilan KKJ sekaligus pemilik Bakso Ojolali Kota Bitung, serta Ibu Sumarni selaku Ketua Persatuan Warga Blitar Kota Bitung.
Kegiatan kemanusiaan tersebut juga melibatkan jajaran BSMI Kota Bitung di bawah kepemimpinan Sapi'i Palakua, Yakesma, Yayasan Mualaf Sulawesi Utara, Ibu Salimah, serta unsur pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat setempat.
Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Ibu Hajah Saria Hafid dan Haji Udin Lahinta yang disebut turut mendampingi warga sejak awal terjadinya musibah.
Solidaritas Menjadi Kekuatan untuk Bangkit
Perwakilan Posko Bantuan BSMI Kota Bitung, Samsul, menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh donatur, relawan, organisasi, komunitas, pelaku usaha, serta masyarakat yang telah memberikan bantuan, baik berupa materi, tenaga, waktu maupun doa.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar memenuhi kebutuhan para korban, tetapi juga menjadi sumber kekuatan moral agar mereka tidak kehilangan harapan dalam menghadapi masa sulit.
Ia berharap kepedulian yang telah terbangun selama masa tanggap kemanusiaan tersebut dapat terus berlanjut melalui hubungan persaudaraan dan solidaritas antarmasyarakat.
Kepada keluarga korban kebakaran, semangat untuk bangkit juga terus disampaikan. Kehilangan tempat tinggal bukan berarti kehilangan masa depan. Rumah dapat dibangun kembali, sementara kekuatan dan kebersamaan menjadi fondasi penting untuk memulai kehidupan yang lebih baik.
Penutupan posko pun diharapkan bukan menjadi akhir dari kepedulian, melainkan awal dari komitmen bersama untuk terus menjaga persaudaraan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Musibah di Pateten Satu menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kepedulian masyarakatnya ketika sesama menghadapi kesulitan.
"Di mana ada hati yang saling peduli, di sanalah rumah yang sesungguhnya berdiri. Rumah-rumah di Pateten Satu akan kita bangun kembali, tetapi rumah di hati kita, yakni kebersamaan, telah berdiri tegak dan tidak akan runtuh oleh keadaan apa pun."
Dengan penuh rasa syukur, Posko Bantuan BSMI Kota Bitung mewakili seluruh keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Semoga setiap kebaikan menjadi amal ibadah, membawa keberkahan, dan memperkuat semangat gotong royong masyarakat Kota Bitung.
Silaturahmi tanpa batas. Bersama dalam suka maupun duka.
Posko Bantuan BSMI Kota Bitung
Mewakili Warga Korban Kebakaran Pateten Satu
---
(Samsul).
Posting Komentar